Kamis, 14 Februari 2013

Pesta Ini Baru Dimulai

(Source: http://www.wakalanusantara.com/detilurl/Pesta.Ini.Baru.Dimulai/1387)

Jakarta Internasional Expo-Kemayoran, selama tiga hari berturut-turut (tanggal 8 - 10 Februari 2013) menjadi saksi kemeriahan event Pesta Wirausaha (PWU) yang digelar oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA).







Event ini menggabungkan seminar yang diikuti oleh hampir 4000 peserta, menghadirkan lebih dari empat puluh pembicara dari level mantan Wakil Presiden, menteri, pengusaha sampai mentor, motivator, dan praktisi serta dilengkapi dengan lebih dari seratus stand pameran aneka produk dan jasa. Tiga hari yang sangat luar biasa, khususnya bagi para punggawa yang mengawal stand JAWARA di sana. Letak booth yang sangat strategis, yaitu di depan pintu penghubung ruang seminar dan ruang expo dengan posisi di sudut (hook) membuat stand ini tak pernah sepi dari pengunjung. Bahkan sejak pagi hari sebelum stand-stand lain dibuka dan lampu-lampu di hall D belum sepenuhnya dinyalakan, banyak peserta seminar yang menyempatkan diri berkunjung ke stand JAWARA karena rasa penasaran yang tinggi untuk mendapatkan penjelasan mengenai muamalah dan Dinar Dirham.


Para anggota JAWARA tidak hanya memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang sosialisasi, namun juga untuk berdagang dan -tentu saja- menawarkan kepada pembeli untuk membayar dengan Dirham. Berbagai produk dari anggota JAWARA di berbagai kota (Jakarta, Depok, Bekasi, Bandung, Cirebon, dan Batam) digelar di lapak ini, diantaranya: kaos, batik, buku, DVD, lampu duduk, herbal, coklat, madu, donat, juga ada beberapa jasa yang ditawarkan, antara lain layanan Umroh dimana pembayarannya dikombinasikan dengan Dinar.

Sosialisasi dan edukasi dilakukan kepada pengunjung melalui berbagai cara, yaitu dengan proaktif mendekati pengunjung yang melintas di selasar, membagikan brosur, mengajak pengunjung yang masih malu-malu untuk masuk ke stand, penayangan video dokumentasi aktivitas JAWARA dan beberapa public figure, juga berkunjung ke stand-stand lain sambil berbelanja dan menawarkan pembayaran dengan Dirham serta mengajak bergabung dengan JAWARA.

Pada Hari Jum'at atau hari pertama pameran, tercatat sekitar lima belas JAWARA baru yang bergabung, juga terdapat beberapa pengunjung yang menukarkan uang kertasnya dengan Dirham sekaligus membelanjakannya untuk membeli aneka produk di stand JAWARA.


Hari pertama itu juga diwarnai kunjungan ke beberapa stand peserta pameran dan berbelanja dengan Dirham perak, diantaranya di "Kupat Tahu Bandung", "De'Klappie", dan "Asma Nadia Publishing" yang akhirnya semuanya bergabung menjadi anggota JAWARA. Di stand "Asma Nadia Publishing" bahkan sempat terjadi pertukaran buku antara seorang anggota JAWARA yang juga penulis dengan mbak Asma Nadia langsung.

Hari berikutnya ritme kegiatan semakin meninggi, dimana pada hari Sabtu itu terdapat beberapa pembicara utama yang menjadi target untuk mendapatkan "kartu nama" dan message dari JAWARA berupa koin Dirham perak seri Kesultanan, buku "Euforia Emas" dan "Kembali ke Dinar", serta stiker "Kami Menerima Dinar dan Dirham". Dengan bantuan beberapa panitia dari Komunitas TDA dan tentunya dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta'ala akhirnya message dari JAWARA dapat tersampaikan kepada Menteri BUMN Bapak Dahlan Iskan, pengusaha muda Mas Sandiaga Uno, pengusaha pemilik Kedai Digital "Jogist" dan penggagas "Sedekah Rombongan" mas @Saptuari, serta pakar dan penulis buku-buku social media marketing mas @Yuswohady.

Disisi lain, antusiasme pengunjung di stand JAWARA pun tidak berkurang dan jumlah JAWARA baru yang terdaftar juga semakin bertambah. Tercatat pula beberapa stand tetangga yang menyatakan bergabung dengan JAWARA, diantaranya Busana Muslim "Rabbani" dan "Chico Advertising".

Pada Hari Ahad yang merupakan hari terakhir pameran, seluruh punggawa Stand JAWARA seolah tak kehabisan energi untuk terus membombardir pengunjung dengan berbagai kejutan. Selain tetap dengan agenda mengunjungi stand-stand tetangga yang akhirnya juga bergabung dengan JAWARA, sejumlah hadiah telah dipersiapkan untuk dibagikan kepada pengunjung. Tentu saja tidak hanya sekedar dibagikan dengan cuma-cuma namun melalui kuis dengan aneka pertanyaan dan sedikit game untuk pengunjung.


Kuis yang dipandu bergantian antara Pak Yusron (JAWARA Bekasi) dan Bu Sonia (JAWARA Cirebon) itu berlangsung sangat meriah selama beberapa jam. Kang Dwin (JAWARA Batam yang hijrah ke Depok) pun tak mau kalah, menampilkan sulap mengubah kertas menjadi "uang" rupiah. JAWARA dan relawan lain yang hadir pada hari itu juga bergantian memberikan pertanyaan dan hadiah, termasuk Pak Janu (Amir Bandung Raya) dan Bu Citra istri beliau, juga mas Ridho (relawan dari Bekasi) serta mas Teguh (JAWARA Jakarta).

Tanpa terasa seluruh hadiah telah habis terbagi, namun pengunjung rupanya masih penasaran dan belum ingin beranjak dari Stand JAWARA, sementara waktu pun telah mendekati saat Adzan Maghrib. Akhirnya dengan berat hati Pak Yusron sebagai pemandu acara menyampaikan salam penutup dan ucapan terimakasih kepada seluruh pengunjung yang telah bersilaturahim bersama para JAWARA selama tiga hari berturut-turut dan mengucapkan selamat datang bagi empat puluh sembilan anggota JAWARA baru yang telah menyatakan diri untuk bergabung menjadi bagian dari perubahan. Tentu saja, ini bukanlah merupakan sebuah akhir, namun justru pesta itu sendiri baru dimulai. Perjalanan masih sangat panjang, perjuangan yang sesungguhnya, penegakan muamalah.

Terimakasih atas dukungan penuh Pak Zaim Saidi dan Pak Abdarrahman Rachadi yang langsung hadir ke lokasi untuk memberikan support kepada seluruh tim:
  • JAWARA dan pedagang: Pak Yusron, Bu Endah, Kang Dany, Bu Sonia, Mbak Nanik, Mbak Indah, Mas Bijak, Kang Dwin, Mas Teguh, Mas Ilham
  • Relawan: Mas Ridho, Mbak Dian, Mas Amirudin, Mas Angga
  • Wakala: Bu Endah, Bu Anita, Bu Tantri
  • Turut hadir: Bu Intan, Pak Yasser, Pak Janu, Mbak Citra, Mas Wijayanto
  • Rekan-rekan yang menyumbangkan hadiah dan infaq
Bersama kita bisa dan kuat!



Related Posts:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar