Kamis, 30 November 2017

Menjadi Sebaik-baik Perhiasan Dunia

"Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih'." (QS. Ibrahim: 7)
 
Bersyukur.

Inilah key word yang harus kita ingat dan amalkan selalu, selama hayat masih dikandung badan.
Allah sendiri yang menjanjikan kepada kita dalam ayat di atas, bahwa jika kita bersyukur maka nikmat-Nya akan semakin ditambah, dan sebaliknya, bila kita ingkar maka azab Allah sangatlah pedih.

Menjadi muslimah, adalah salah satu nikmat yang wajib kita syukuri.
Sebagaimana kita tahu, wanita sangat dimuliakan kedudukannya dalam Islam, dan sudah selayaknya kita menjaga dengan baik kemuliaan ini.

Menjadi blogger, bisa menjadi salah satu jalan untuk mewujudkan rasa syukur kita.
Bagaimana caranya?
Tentu saja, jadilah sebaik-baik blogger, yang memberi manfaat untuk banyak orang, sebagaimana disebutkan dalam hadits:
"Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia." (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruquthni).
Banyak hal bermanfaat yang bisa kita bagikan melalui blog.
Misalnya, sebagai penyuka traveling, kita bisa menuliskan berbagai ulasan mengenai perjalanan yang pernah dilakukan atau tempat-tempat yang telah dikunjungi, sampai hal-hal detailnya termasuk tips-tips yang bermanfaat bagi traveler lain yang akan berkunjung ke destinasi tersebut.
Perjalanan haji dan umrah pun bisa menjadi bahan tulisan yang sangat menarik dan bermanfaat yang inspirasinya dinantikan banyak orang.
Tulisan-tulisan mengenai pola hidup sehat juga banyak digemari. Tak ada salahnya kita mempelajari hal tersebut dan membagikannya melalui blog.
Serta tentu saja, sebaiknya kita ikut mensyi'arkan kebenaran dan indahnya Islam dengan tulisan-tulisan tentang agama Islam di blog kita.

Wanita, Fitnah yang Luar Biasa

Dalam berbagai ayat Al-Qur'an dan Hadits disebutkan bahwa wanita adalah fitnah/godaan;
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali ‘Imran: 14)

Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari no. 5096 dan Muslim no. 2740)
Sesungguhnya dunia ini begitu manis nan hijau. Dan Allah mempercayakan kalian untuk mengurusinya, Allah ingin melihat bagaimana perbuatan kalian. Karenanya jauhilah fitnah dunia dan jauhilah fitnah wanita, sebab sesungguhnya fitnah pertama kali di kalangan Bani Israil adalah masalah wanita” (HR. Muslim no. 2742)
Ketika Allah menjadikan dunia terlihat indah di mata manusia, mulailah jiwa dan hati condong kepadanya.

Kemajuan teknologi yang begitu pesat saat ini membuat kita begitu mudah mendapatkan dan mengirimkan informasi dari dan ke berbagai tempat yang bahkan kita tak tahu di mana adanya. 
Segalanya seakan sangat dekat dalam genggaman kita, meskipun hanya dalam dunia maya.
Tak sedikit kaum wanita yang terbuai olehnya, misalnya dengan bebas mengunggah foto-foto selfie-nya dalam berbagai pose dan ekspresi, atau melakukan chat yang tidak perlu dengan lawan jenis yang bukan mahram bahkan sampai di luar batas kewajaran.

Wahai muslimah, tak malukah kita?
Padahal kita telah dimuliakan dengan perintah menutup aurat dan menjaga adab bergaul dengan lawan jenis yang bukan mahram sesuai syari'at Islam.
Meskipun seandainya kita tak punya kecantikan, kedudukan, dan kesempatan seperti Zulaikha, tetapi kita juga harus tahu, barangkali saat ini tak ada laki-laki yang mampu menahan fitnah wanita seperti Yusuf;
Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata Dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya. Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih.” (QS. Yusuf: 24)
Oleh karenanya, sebagai muslimah kita harus selalu menjaga diri, jangan sampai menyebabkan kaum lelaki berpaling dari Allah atau menyebabkan mereka bermaksiat kepada Allah, baik itu suami, orang tua, saudara, ataupun orang lain.
Berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya, bijak menggunakan media sosial, selalu menaati aturan-aturan yang ditetapkan dalam agama Islam untuk setiap tindakan apapun yang dilakukan (termasuk ketika mem-posting segala sesuatu), adalah beberapa hal yang harus selalu menjadi pengingat bagi kita para muslimah.

Wanita Shalihah, Sebaik-baik Perhiasan Dunia

Sungguh Allah Maha Adil, ketika wanita diberikan kesempatan menjadi fitnah terbesar di dunia, mereka juga dijadikan sebaik-baik perhiasan dunia sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:
“Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah.” (HR. Muslim no. 1467)
“Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya, dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya.” (HR. Abu Dawud no. 1417)
Masya Allah, begitu mulianya kedudukan wanita shalihah.

Jadi, mari berlomba-lomba menjadi sebaik-baik perhiasan dunia, menjadi wanita shalihah, istri yang bila dipandang akan menyenangkan suaminya, bila diperintah suaminya akan menaatinya, dan bila suaminya pergi akan menjaga dirinya (dalam arti luas).

Siap??
 
 ***

Tulisan ini diikutsertakan dalam Postingan Tematik Blogger Muslimah Indonesia.

***

Referensi:
muslim.or.id
muslimah.or.id
rumaysho.com 



Related Posts:




24 komentar:

  1. Terimakasih tulisannya mbak..
    Saat ini masih berusaha memberikan isi blog yang bermanfaat untuk pembaca..
    Kadang bingung juga nulis apa, takut salah penyampaian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak, memang perlu membiasakan diri untuk menulis spy makin lancar.
      Semoga kita selalu dapat menebar manfaat. Aamiin.
      Terima kasih kunjungannya mbak ☺

      Hapus
  2. Balasan
    1. Aamiin.
      Semoga kita selalu istiqomah ya mbak.
      Trrima kasih sdh mampir ☺

      Hapus
  3. In syaa Allaah siap, itu memang cita2 saya mbak pengen jadi sebaik2 perhiasan yg paling indah di dunia seperti yg disabdakan Rasul... fastabiqul khayrat ya mbak😊

    BalasHapus
  4. bismillah siap memperbaiki dan belajar terus

    BalasHapus
  5. Cita-cita dari dulu dan ingiiiin terus saya pertahankan: sebaik-baik perhiasan dunia. Dengan menjadi seperti itu, apapun aktivitas kita -termasuk blogging- insya Allah senantiasa di jalan keridaan-Nya. Semoga tetap bisa terjaga sampai menutup mata, aamiin

    BalasHapus
  6. Aamiin, semoga Allah lancarkan usaha kita untuk menjelma sebaik-baik perhiasan dunia....

    BalasHapus
  7. Masih terus berusaha untuk jadi lebih baik dan bisa share konten yg bermanfaat di blog O:)

    BalasHapus
  8. Insya Allah selalu ingat untuk bersyukur

    BalasHapus
  9. Termasuk kalau hobi memasak pasti juga akan bermanfaat untuk orang lain jika kita menuliskannya

    BalasHapus
  10. Terima kasih sudah berbagi mbak.
    Persis seperti pesan mama saya.."jadi perhiasan dunia yang baik"

    BalasHapus
  11. Masih berusaha untuk selalu membenahi diri, muhasabah setiap hari, bersyukur setiap detik.

    BalasHapus
  12. Berlomba-lomba bermanfaat bagi sesama..menjadi sebaik-baik perhiasan dunia..

    Aamiin..semoga bisa:)

    BalasHapus
  13. Alhamdulillah seneng rasanya kalau tulisan kita bisa bermanfaat bagi orang lain. Apalagi kalau bisa kebaca di mbah gugel...suenueng=

    BalasHapus
  14. Insya Allah, semoga bisa terus membenahi diri dan istiqomah amiin

    BalasHapus
  15. Jleb. Aku masih jauh banget kayaknya dari kriteria sebaik-baik perhiasan dunia hiiiks

    BalasHapus
  16. menuliskan tentang traveling kayaknya seru ya mba, jadi pengen bisa banyak jalan-jalan ke tempat baru, hehe itu liat mba juara I Lomba Penulisan Pariwisata HPN 2016, wuihhh mantaaappp selamat ya mba endah, dan salam kenal :)

    BalasHapus
  17. Semoga kita bisa menjadi bagian dari wanita shalihah, bukan wanita pembawa fitnah. aamiin,..

    BalasHapus
  18. Masih terus belajar jadi sebaik baik perhiasan. Semoga istiqomah..makasih ya mbak..

    BalasHapus
  19. Idem sama komentar mbak Arina di atas, hihi.
    Insyaallah, sedang berusaha menjadi wanita shalihah walau masih jauh banget dari kata shalihah..
    salam kenal ya mbak :)

    BalasHapus
  20. insya Allah, selalu berusaha ingin jadi perhiasan dunia

    BalasHapus
  21. Tulisannya menampar sekali. Makasih mbak untuk pengingat dirinya.

    BalasHapus
  22. Huhuhu mbrebes mili bacanya. Semoga bisa menjadi sebaik2nya wanita. Aaamiin.

    BalasHapus