Rabu, 30 Agustus 2017

Adab Berhari Raya (Adab Al-'Ied) - 2

Melanjutkan tulisan sebelumnya: 'Adab Berhari Raya (Adab Al-'Ied) - 1'.

Beberapa adab lain yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam:

  • Anak-anak juga keluar untuk shalat
Hendaknya anak-anak ikut keluar sehingga mereka juga ikut merasakan kebahagiaan hari raya, bersenang-senang dengan pakaian baru, keluar ke tempat shalat, dan menyaksikan jamaah kaum muslimin walaupun mereka tidak shalat karena masih kecil.

Selasa, 29 Agustus 2017

Adab Berhari Raya (Adab Al-'Ied) - 1

Allah telah menjadikan hari raya bagi umat Islam sebagai hari bergembira ria.
Pada hari itu mereka dapat berkumpul, saling mengunjungi, dan saling bersilaturahim.

Bagi kaum muslimin ada dua hari raya dalam setahun, yaitu 'Iedul Fithri setelah selesai melaksanakan puasa Ramadhan dan 'Iedul Adha yang bertepatan dengan wuquf di 'Arafah.

Beberapa ada berhari raya yang dicontohkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam diantaranya:

Senin, 28 Agustus 2017

Snorkeling di Yenbuba, Raja Ampat

Masih lanjutan cerita 'maen aer' di Raja Ampat ya guys ... 😉.
Setelah sebelumnya kami bersantai-santai di 'Afu Dive Resort', maen ke pantai 'Waisai Torang Cinta' di Waisai, dilanjutkan menikmati keindahan karst di Piaynemo, dan dimanjakan dengan cantiknya Laguna Bintang, kali ini waktunya nyebuuurrrr ...
Yeeaayyyyy ... 😀😀😀!!

Rencananya kami akan ber-snorkeling di Yenbuba.



Tempat ini dipilih karena saat itu tidak terlalu ramai daripada di spot-spot snorkeling lainnya.

Selama perjalanan menuju ke Yenbuba mata kami benar-benar dimanjakan oleh cantiknya landscape Raja Ampat yang kami lalui.

Minggu, 27 Agustus 2017

Khotbah Rasulullah pada Hari Raya Qurban

Dalam tulisan sebelumnya: 'Berhaji Seperti Rasulullah' telah dikisahkan mengenai wuquf, melempar jumrah al-'Aqabah, dan penyembelihan hewan qurban yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam.

RItual-ritul manasik haji apa lagi yang dilakukan oleh beliau?
Berikut ini lanjutannya ...


Di waktu Dhuha (hari sudah mulai siang) pada hari raya Qurban tanggal 10 Dzulhijjah itu Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpidato di atas punggung bagal (peranakan kuda dan keledai) berwarna kelabu, sedangkan Ali menjadi penyambung lidahnya dan para jamaah saat itu ada yang berdiri dan ada pula yang duduk. [HR. Abu Daud, bab: Pada waktu apa Rasulullah berkhotbah di hari Nahr (penyembelihan), I/270].

Sabtu, 26 Agustus 2017

Berhaji Seperti Rasulullah

Masih tentang pelaksanaan haji Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, melanjutkan tulisan sebelumnya tentang Khotbah Agung Rasulullah Ketika Haji Wada'.

Seperti apakah pelaksanaan rukun-rukun haji Rasulullah?
Berikut ini lanjutannya ...


Setelah Rasulullah menyampaikan khotbah agungnya Bilal mengumandangkan adzan dan iqamah sedangkan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam menjadi imam shalat Zhuhur bersama seluruh jamaah.
Kemudian Bilal beriqamah lagi dan Rasulullah pun melakukan shalat Ashar.
Beliau tidak melakukan shalat apapun di antara kedua shalat itu.

Selanjutnya beliau menunggangi untanya sampai di tempat wuquf dan menjadikan perut untanya menempel di pasir dan tali kekangnya di depan beliau.

Jumat, 25 Agustus 2017

Khotbah Agung Rasulullah Ketika Haji Wada'

Pada tulisan sebelumnya telah dikisahkan persiapan Rasulullah dan perjalanan beliau menuju ke Makkah untuk menunaikan haji ('Kisah Haji Wada' (Perpisahan) Rasulullah').

Berikut ini lanjutan kisahnya ...

Masjid Namirah
Masjid Namirah di Arafah

Pada hari kedelapan di bulan Dzulhijjah (yaitu hari Tarwiyah), Rasulullah berangkat menuju Mina dan shalat lima waktu (Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya', dan Subuh) di sana.
Pagi harinya beliau menetap sebentar sampai matahari terbit kemudian melanjutkan perjalanan sampai ke Arafah dan menemukan tenda telah terpasang di Namirah.

Kamis, 24 Agustus 2017

Kisah Haji Wada' (Perpisahan) Rasulullah

"Tunaikanlah manasik (haji) kalian sebagaimana aku menunaikannya, barangkali aku tidak akan menunaikan haji lagi setelah tahun ini." (Ssabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam ketika melempar Jumrah Aqabah pada saat pelaksanaan Haji Wada'/perpisahan).
Seperti apakah cara Rasulullah menunaikan ibadah haji?
Berikut kisahnya ...


Rabu, 23 Agustus 2017

Semalam di 'The Wujil'

Terletak di lokasi yang cukup strategis yaitu di jalan raya antara Semarang dan Ungaran, tepatnya di Jl. Soekarno-Hatta Km 25,5, Ungaran, Jawa Tengah, 'The Wujil Resort & Conventions' (The Wujil) menjadi pilihan kami untuk beristirahat sejenak di sela-sela padatnya acara silaturahim keluarga pada libur Lebaran yang lalu.

Sumber gambar: instagram @the_wujil
Selain memiliki 2 tipe kamar dengan jumlah masing-masing 92 kamar (untuk tipe 'The Wujil Room') dan 12 kamar (untuk tipe 'The Wujil Prime Room' yang lebih luas) dan masing-masing dilengkapi dengan balkon, ada pula restoran yang cukup besar, ballroom, rooftop restaurant (kami sempat sarapan di sini, tempatnya asyik), meeting room, serta kolam renang.

Daya tarik lain dari 'The Wujil' adalah lahannya yang sangat luas yang ditata menjadi taman-taman yang sangat indah dan difungsikan sebagai kids playground, joogging track area, bahkan ada pula sebagian lahan yang ditanami padi.

Selasa, 22 Agustus 2017

Hari-hari yang Disunnahkan untuk Berpuasa

Sebagai muslim, puasa merupakan salah satu ibadah yang utama untuk mendekatkan diri kepada Allah.
Sebagaimana halnya Puasa Ramadhan sebagai salah satu rukun Islam, puasa pun mengandung pahala yang sangat besar.
Dengan puasa seseorang dilatih mengendalikan hawa nafsu dan melawan syaitan, sabar dan tabah, merasakan rasa lapar yang dirasakan kaum fakir, melembutkan hati, membersihkan jiwa, serta menghapus dosa-dosa.


Hendaknya kita tidak melewatkan hari-hari yang telah disebutkan keutamaannya dan dianjurkan untuk berpuasa, diantaranya:

Senin, 21 Agustus 2017

Cantiknya Laguna Bintang di Raja Ampat

Setelah puas menikmati hamparan karst yang menakjubkan di Piaynemo, kami kembali 'melaut', berkeliling menikmati keindahan pulau-pulau di Raja Ampat.



Namun sebelumnya kami sempatkan mencari tempat untuk memenuhi 'panggilan alam'.
Ternyata ada, lokasinya terpisah dari tempat kapal merapat di Piaynemo tadi.
Di sini hanya ada dua bilik toilet, dan sangat darurat 😁.
Tentu saja kami harus mengantri (lagi)!

Sambil menunggu giliran, kami berkeliling pulau kecil ini.
Dan menemukan pantai yang cantik dengan hamparan pasir putih dan air laut yang biru jernih di antara celah-celah karst yang eksotis.
Woww ... 😍😍!