Dalam tulisan sebelumnya: 'Adab di Dalam Perjalanan (As-Safar) - 3' telah dibahas adab-adab bersafar antara lain yang terkait dengan harta untuk keluarga yang ditinggalkan.
Berikut ini beberapa adab bersafar lainnya yang berhubungan dengan teman bersafar.
- Mengundi di antara isteri-isteri
Siapa yang keluar undiannya berarti ia yang keluar bersamanya.
Sebagaimana yang dilakukan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam: "Jika hendak keluar (safar), beliau mengundi isteri-isteri beliau. Siapa yang keluar undiannya berarti ia yang keluar bersama Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam." (HR. Al-Bukhari [2879] dari 'Aisyah Radhiyallahu 'Anha).
Pengundian perlu dilakukan unruk menutup pintu permasalahan dan kecemburuan di antara isteri-isteri, sebab tidak ada campur tangan suami dalam pengundian tersebut.
Sebagaimana dimaklumi bahwa safar itu panjang dan memakan waktu berhari-hari atau bahkan lebih sehingga seseorang membutuhkan keberadaan isterinya.
Adapun safar yang membutuhkan waktu beberapa jam atau satu hari saja, sebenarnya tidak perlu disertai isteri, kecuali bila safarnya berkaitan dengan isteri atau bersafar ke tempat yang terdapat fitnah sehingga membutuhkan kehadiran isterinya.









