Setelah membahas tentang memilih teman dalam bersafar pada tulisan sebelumnya: "Adab di Dalam Perjalanan (As-Safar) - 4", dalam tulisan kali ini akan dibahas mengenai doa bagi keluarga yang ditinggal bersafar dan pentingnya memilih pemimpin rombongan dalam melakukan perjalanan.
Kemudian mereka pun melepasnya dengan ucapan:
- Mendoakan keluarga dan karib kerabat yang ditinggalkan
Sebagaimana yang dicontohkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam ketika hendak bersafar, beliau mengucapkan doa untuk keluarganya yang artinya:
"Aku menitipkan kalian kepada Allah yang tidak akan hilang titipannya." (HR. Ahmad [II/403] dan Ibnu Majah [2825] dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu. Lihat kitab Shahiihul Jaami' [958]).Bila ia titipkan keluarganya kepada Allah, niscaya Allah akan menjaga mereka.
Kemudian mereka pun melepasnya dengan ucapan:
"Kami menitipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan akhir dari amalanmu." (HR. Ahmad [II/25, 38], Abu Dawud [2600], dan an-Nasa-i di dalam al-Kahiir [V/10346] dari Ibnu 'Umar. Dikeluarkan juga oleh Ahmad [II/7], at-Tirmidzi [3443] dan dishahihkannya, dan Ibnu Majah [2826 dari Ibnu 'Umar. Silakan lihat kitab Shahiihul Jaami' [957]).









