Kamis, 10 Agustus 2017

Mengenal Kurma, Makanan Kesukaan Rasulullah

Dalam tulisan sebelumnya, 'Makanan yang Disukai Rasulullah', telah disebutkan bahwa kurma adalah salah satu makanan kesukaan Rasulullah.

Dalam Al Qur'an dan hadits-pun beberapa kali disebutkan tentang kurma:
"Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu. Maka makan, minum, dan bersenang hatilah engkau." (QS. Maryam: 25-26)
Pada hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Ja'far RA, dia berkata, 
"Saya melihat Rasulullah memakan mentimun dengan ruthab."
Dalam Sunan Abu Dawud, dari Anas RA, dia berkata,
"Rasulullah berbuka dengan beberapa butir ruthab sebelum shalat. Jika beliau tidak menemukannya maka dengan beberapa butir tamer, Jika tidak mendapatkan tamer, maka dengan beberapa teguk air putih."
Ruthab adalah kurma matang-basah, sedangkan tamer adalah kurma kering. Adapun kurma mentah disebut balah


TAMER

Tamer merupakan makanan yang memasyarakat, ekonomis, mudah disimpan, dan awet, sehingga bisa dimakan semua kalangan sepanjang tahun.

Tamer mengandung 75% gula, 20% protein, dan 3% lemak atau minyak.
Tamer kaya akan garam mineral dan garam mineral alkali seperti kalsium, potasium, juga kaya akan vitamin B dan C serta unsur-unsur besi.

Orang yang hanya mengonsumsi tamer saja akan menjadi kurus karena unsur lemak dan proteinnya hanya sedikit (meskipun dapat hidup dalam waktu lama karena buah ini kaya akan unsur gula).
Untuk menjadikannya sempurna sebaiknya diminum dengan segelas susu (karena susu banyak mengandung protein dan lemak, dua unsur yang penting bagi tubuh).

Orang-orang pedalaman Arab (Badui) hanya mengonsumsi tamer kering dan susu kambing bandot. Terbukti mereka sehat dan jarang terkena penyakit, apalagi penyakit kronis.

RUTHAB

Ruthab sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi, sehingga baik untuk wanita yang sedang nifas.
Ruthab pun penting untuk memproduksi susu dan bagi bayi yang menyusu, karena dapat menggantikan zat-zat yang hilang dalam tubuh ibu ketika melahirkan atau menyusui.
Besi dan kalsium merupakan unsur penting dalam pembentukan darah, sumsum tulang belakang, dan tulang, sehingga penting bagi bayi yang menyusu.

BERBUKA YANG BAIK 

Rasulullah berbuka dengan ruthab atau tamer.
Pelajaran yang dapat diambil adalah: karena lambung dan usus orang yang berpuasa dalam keadaan kosong yang membuat hati tidak menemukan apapun untuk disebarkan ke seluruh tubuh, maka makanan manis (dalam hal ini ruthab) sebagai makanan yang paling cepat sampai ke hati, akan lebih diterima dan digunakan sebagai pembakaran untuk menghasilkan energi dan mengirimkan ke seluruh tubuh.

Gula dan air adalah makanan yang paling dibutuhkan oleh tubuh yang berpuasa.
Kekurangan gula dapat menyebabkan sesak di dada dan kekacauan pada saraf.
Sedangkan kekurangan air akan membuat tubuh lemah dan mudah terserang penyakit.

Orang yang langsung berbuka dengan makanan inti akan memerlukan minimal tiga jam atau lebih agar gula dalam makanan itu dapat diserap oleh lambung.

MANFAAT KURMA

Menurut ilmu kedokteran, ada beberapa manfaat tamer dan balah, yaitu
  1. Memakan tamer secara langsung dapat membunuh cacing, dan kurma ajwa adalah kurma yang dapat membunuh cacing dalam tubuh.
  2. Orang-orang Mesir kuno biasa menggunakan balah untuk pengobatan sakit kantung kemih, perut, dan usus.
  3. Balah bermanfaat untuk menguatkan otot perut dan membantu saat susah buang air besar karena di dalamnya banyak mengandung serat untuk membantu proses pencernaan. Balah juga dapat menguatkan rahim khususnya saat melahirkan (memberi pengaruh positif bagi gerakan rahim dan menambah elastisitasnya).
  4. Tamer dapat memberi efek relaksasi pada saraf karena memiliki pengaruh langsung terhadap kelenjar gondok (tiroid). Dokter pun menganjurkan untuk memberikan tamer kepada anak dan orang dewasa yang terganggu sarafnya pada pagi hari agar jiwanya lebih tenang.
  5. Seduhan balah dapat memudahkan saluran kencing.
  6. Tamer kaya akan garam mineral alkali, antara lain kalsium dan potasium, Fungsinya adalah untuk menyeimbangkan asam lambung serta mengganti abu alkalis setelah proses pencernaan dan penyerapan, karena dapat menyeimbangkan asam yang keluar setelah mengonsumsi sumber protein (misalnya ikan dan telur).
  7. Tamer adalah sumber utama vitamin A. Buah ini dapat menjaga kelembaban mata dan penglihatan, serta membuat saraff menjadi rileks.

***

Sumber:
Pola Makan Rasulullah - Makanan Sehat dan Berkualitas Menurut al-Qur'an dan as-Sunnah (Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad as-Sayyid, Penerbit Almahira, Februari 2014)

***

Baca juga:
Makanan yang Disukai Rasulullah
Minuman yang Disukai Rasulullah

***

#ODOP
#ODOP10
#BloggerMuslimahIndonesia



Related Posts:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar