Kamis, 17 Agustus 2017

Umroh Bersama Komunitas (2)

Melanjutkan tulisan sebelumnya: 'Umroh Bersama Komunitas (1)' ...

Penerbangan dengan 'Saudi Arabian Airlines' (Saudia/SV) dijadwalkan berangkat dari 'Kuala Lumpur International Airport' (KLIA) pukul 19.30 dan mendarat di 'King Abdulaziz International Airport' (Jeddah) sekitar tengah malam waktu setempat.
Selanjutnya dari Jeddah kami akan terbang lagi pukul 02.30 menuju 'Prince Mohammed bin Abdulaziz International Airport' di Madinah.


Seperti biasa, kami selalu menyukai pengalaman terbang bersama Saudia (bukan iklan 😉), mungkin karena menu makanannya yang enak-enak dan banyak, atau karena pesawatnya besar dan ada musholanya, atau juga karena perasaan excited karena akan segera menuntaskan rindu untuk berziarah ke dua kota suci, Mekkah dan Madinah.
Wallahu a'lam.

Yang jelas penerbangan kali ini begitu berkesan bagi kami antara lain karena banyaknya jumlah anggota rombongan yang ikut, sekitar 103 orang, dengan berbagai karakter masing-masing.
Hampir semuanya menempati posisi duduk (seat) di bagian depan, hanya kami berdua (saya dan suami) serta dua orang lagi yang berada di bagian belakang.
Kami sengaja memilih seat di belakang agar lebih dekat ke mushola dan tak jauh dari kamar kecil serta pantry 😀.
Inilah salah satu kelebihan yang dapat dirasakan dari berumroh bersama komunitas, dimana kita bisa memilih seat kita sendiri (karena masing-masing sudah melakukan proses web check in sebelumnya).

Meskipun berada dalam rombongan dengan jumlah besar, kami seperti tak merasa asing satu sama lain, mungkin karena kami sudah saling mengenal beberapa bulan sebelumnya (melalui media whatsapp/WA group) yaitu sejak pertama kali meng-issue tiket.
Selain obrolan dan koordinasi melalui grup WA kami juga sempat melakukan dua kali pertemuan (meet up), yaitu kopdar pertama sebagai ajang perkenalan dan silaturahim, serta pertemuan kedua pada saat manasik umroh (walaupun tak semua anggota bisa hadir karena kendala domisili yang tersebar di seluruh Indonesia).

Saat berada di KLIA di mana kami berkumpul seluruhnya pun suasana langsung terasa akrab.
Apalagi pada saat proses drop bagasi di konter check in Saudia yang memakan waktu berjam-jam lamanya, para jamaah saling bahu membahu dan saling bantu, terutama untuk mengangkat-angkat koper 😀.
Yang muda membantu yang tua, yang laki-laki membantu yang perempuan, yang besar membantu yang kecil, yang gemuk membantu yang kurus. #ehh 😂.
Intinya, suasana kekeluargaan di antara para anggota komunitas 'Umroh Tiket Murah' ini benar-benar terasa
Obrolan dan candaan mengalir lancar di sana-sini. Tampak pula beberapa orang yang serius berkoordinasi. Ada yang asyik membaca Al Qur'an. Bahkan ada juga yang tertidur karena kelelahan 😴😴.
Ah, jadi kangen kalian semua ... 

Di pesawat pun kami sempat mengobrol dengan beberapa kawan yang sengaja berjalan-jalan ke bagian belakang, baik untuk sholat di mushola atau sekedar melemaskan kaki.

Oh ya, karena waktu terbang kami hanya berselisih beberapa saat dari waktu Maghrib di Kuala Lumpur (saatnya berbuka puasa), sebelum pesawat take off pramugari sudah membagikan sekotak menu berbuka puasa (ta'jil) yang antara lain berisi kurma dan air mineral.
Sedangkan menu makan lengkap baru dhihidangkan agak lama kemudian (setelah pesawat take off dan berada dalam kondisi stabil).
Sambil menunggu makan besar dari SV terhidang kami berdua menyantap dulu bekal makan dari pesawat Garuda Indonesia (GA) yang kami dapatkan dari penerbangan sebelumnya (Jakarta-Kuala Lumpur) sebagai compliment bagi para penumpang yang berpuasa (boleh dibawa pulang). 

Mungkin ada yang bertanya-tanya, "Emang masih enak? Apa gak basi?"
Ternyata masih enak-enak aja tuh 😉. 
Beberapa teman sempat berkomentar, "Wah, enak ya naik GA, dapet makan". 
Alhamdulillah.

"Trus, makanan dari SV nggak dimakan dong?"
Ya teteup aja dimakan, Saudara-saudara. Ha ha ha ...
Sebenernya ini laper atau doyan sih?? 😂😂😂

(Bersambung).

***

Baca juga:
Umroh Bersama Komunitas (1) 
Umeoh Bersama Komunitas (3)
Madinah, Kota Nabi yang Selalu Dirindukan

***

#ODOP
#ODOP17
#BloggerMuslimahIndonesia 
 



Related Posts:




Tidak ada komentar:

Posting Komentar